Pengumuman Praktikum Hortikultura Lanskap 2014-2015

Kepada peserta Mata Kuliah Hortikultura Lanskap (Horlan) disampaikan bahwa praktikum dimulai minggu ketiga sejak dimulainya perkuliahan (minggu 2-6 Maret 2015).  Untuk materi praktikum dapat di Download di Page DOWNLOAD.

Untuk praktikum minggu 1 dan 2 akan diisi tentang pembuatan Kartu Tanaman, silahkan setiap mahasiswa membentuk kelompok terdiri dari 2 orang (Ralat sebelumnya 3 orang).  Selanjutnya mencari INFORMASI DETAIL tanaman terdiri tanaman Ground Cover (1 tanaman), tanaman Semak (2 tanaman, 1 bunga, 1 hias daun) dan tanaman Pohon (2 tanaman, 1 decudious, 1 evergreen).  Detail informasi yang harus dicari seperti yang tertera dalam Modul Praktikum Hortikultura Lanskap.

Pengumpulan tugas 1 akan dilakukan pada pelaksanaan praktikum Minggu ke 5 dalam bentuk SOFTCOPY

Untuk kelancaran praktikum setiap Koordinator kelas dapat menghubungi asisten  sesuai kelas masing masing sebagai berikut :

Kelas A  (Risky 082233971629 dan Intan RP 085233322239) waktu praktikum Hari Senin 19:45 – 21:25 di FP 3.1

Kelas B (Erik 081362498206 dan Intan K 085648965002) waktu praktikum Hari Senin 19:45 – 21:25 di GB 1.1

Kelas C (Angga 085649090003 dan Dias 081249698309) waktu praktikum Hari Jumat 19:45 – 21:25 di FP 3.6

Terima kasih

MDB

Categories: Uncategorized | Comments Off

Vertical Garden Karya Mahasiswa Peserta MK Hortikultura Lanskap

Sejak semestar Genap 2013-2014, ada satu mata kuliah yang dimunculkan kembali setelah sekian lama tidak ada yaitu MK. Hortikultura Lanskap.  Pada mata kuliah ini kompetensi yang diharapkan dikuasai mahasiswa diantaranya pemahaman tentang sifat fisik, hortikultura dan estetika tanaman serta pemanfaatanya dalam lanskap.  Lebih detail lagi, mahasiswa diajarkan untuk membuat rancangan sederhana berdasarkan prinsip-prinsip desain serta mampu memilih tanaman, melakukan perhitungan kebutuhan tanaman serta teknologi penanamannya.   Untuk mencapai kompetensi tersebut, salah satu kegiatan praktikum mahasiswa kali ini adalah mempraktekkan beberapa teknik pembuatan vertical garden (green wall) yang saat ini telah menjadi trend di kota-kota besar di dunia termasuk di Indonesia.  Berdasarkan tulisan sebelumnya yang berjudul “Membuat sendiri Konstruksi Vertical Garden“, dikenal banyak sekali teknik yang berkembang di masyarakat, baik yang dikembangkan dari dalam negeri maupun dari luar negeri.  Namun secara keseluruhan semua teknik Vertical Garden terinspirasi oleh karya-karya Patrick Blanc, perintis vertical garden yang dikenal sebagai ilmuwan botani dari Perancis (informasi lebih detail kunjungi  http://www.verticalgardenpatrickblanc.com). Read more »

Categories: Teknologi | Comments Off

Sayembara Desain Alun Alun Kota Malang

Poster-Sayembara-Alun-Alun-Kota-Malang

Informasi detail bisa di klik di poster atau di TOR SAYEMBARA ALUN ALUN KOTA MALANG

PERUBAHAN JADWAL PENGUMPULAN KARYA MENJADI PALING LAMBAT TANGGAL 17 November 2013

Categories: Uncategorized | 1 Comment

MEMBUAT SENDIRI KONSTRUKSI VERTICAL GARDEN

Vertical Garden 03Kawasan perkotaan sangat identik dengan mahalnya nilai lahan. Hal ini menyebabkan penduduk kota harus lebih kreatif dan inovatif dalam mensiasati dan menata lingkungannya baik di perumahan maupun di kawasan perkantoran.  Secara naluriah manusia mempunyai ketertarikan yang tinggi terhadap alam sehingga sebisa mungkin akan berusaha utuk mendekatkan elemen-elemen alam tersebut kedalam kehidupannya.  Salah satu elemen alam yang sering digunakan dalam melampiaskan ‘kerinduan’ akan alam tersebut berupa tanaman baik berdiri sendiri sebagai individu maupun berkelompok dengan komposisi berupa taman. 

Keterbatasan lahan ruang luar tersebut menyebabkan halaman rumah maupun kantor sekalipun menjadi sempit dan sangat terbatas.  Namun keterbatasan lahan ini tidak menyurutkan warga kota untuk menampilkan taman sehingga suasana rumah/ kantor lebih ‘hijau’ dan dingin.  Salah satu konsep taman yang saat ini sedang marak dan menjadi perhatian masyarakat luas adalah penggunaan vertical garden atau seringkali disebut taman tegak.  Vertical garden sendiri merupakan perluasan dari vertikultur yang sudah banyak di aplikasikan di Indonesia dengan menanam sayuran pada media tanam tanah (atau media lainnya) pada sebuah pot atau wadah  yang ditata secara vertical.  Khusus untuk vertical garden ini dibuat dengan tanaman hias disertai dengan desain tata letak yang cantik dan indah menyesuaikan bentuk ruang.

Vertical Garden 04

Gambar 1. Vertical Garden dengan tanaman hias pot yang ditata vertical

Read more »

Categories: Teknologi | 13 Comments

Festival Film M.K. TIK Kelas G, Kelas H dan Kelas Q

Untuk mengaplikasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, telah diselenggarakan Festival Film untuk mahasiswa Kelas G, H dan Q pada hari Rabu 22 Mei 2013 di Gedung Baru Lantai 5 Fakultas Pertanian UB.  Pada acara festival film tersebut telah diputar film-film karya mahasiswa mata kuliah TIK dengan topik dan tema beragam dan dihasilkan pemenang I, II dan III.  Lebih lanjut ketentuan peserta Festival film ini adalah sbb:

  1. Peserta merupakan kelompok yang sudah dibentuk di kelas G, H dan Q, MK TIK FPUB
  2. Pengumpulan dilakukan di Dosen Pengampu paling lambat Hari Selasa, 21 Mei 2013, Pukul 14.00 WIB
  3. Pelaksanaan festival akan di koordinir oleh Panitia Festival Film, yang mewakili setiap kelas (6 orang).
  4. Setiap peserta selain mengumpulkan karya film, juga harus membuat POSTER (untuk Promosi) ukuran A3 terkait film yang dibuat.  Poster promosi film dibuat berwarna.

Sistem penilaian dilakukan dengan penilaian oleh Semua Peserta Festival Film, ditambahkan penilaian oleh Dosen MK TIK (Kelas G, H dan Q).

Berdasarkan penilaian dewan juri, ditetapkan pemenang-pemenang film pendek yaitu

Peringkat Kelompok Judul NILAI
1 G5 World Without Justice 450.19
2 G3 Anak “Malang” 437.38
3 G4 Dunia 433.13
4 G2 Save Our Brantas   River   432.88
5 Q2 Rokok Super 427.06
6 G6 Bangga Menjadi   Maperta 421.19
7 Q1 Vespa 421.13
8 H1 Sang Juara 421.13
9 H6 When It’s Getting   Older in 417.00
10 H5 Finding FP 414.25
11 H3 Wisata Tugu Malang 411.06
12 G7 NKKM 407.88
13 H4 Dolen Edisi Gresik 406.56
14 H2 Ulu-ulu Banyu 404.94
15 G1 Permasalahan Kuliah   Malam 404.63
16 Q3 Harlem Shake 390.69

SELAMAT KEPADA PARA PEMENANG ………

 

Peserta Film dapat menuliskan “Kelas dan Judul Film” di komentar post ini…

salam

MBK

Categories: Uncategorized | 1 Comment

Sayembara Ruang Kreatif Hijau “Aksi untuk Ruang Asri”

pagi ini ada email dari Ibu Linda Zain….IPB….ayo rekan-rekan mahasiswa…silahkan daftar…..

——————————————————————————
Direktorat Jenderal Penataan Ruang, melalui generasi mudanya menginisiasi program aksi nyata di bidang penataan ruang, yaitu “Aksi untuk Ruang Asri”. Kegiatan ini merupakan sayembara perencanaan dan perwujudan RTH publik yang sekaligus berfungsi sebagai tempat berkreasi dan berinteraksi sosial bagi masyarakat perkotaan, selain fungsi ekologis.

Ruang Lingkup

  1. Tapak Perencanaan Tapak perencanaan  adalah  ruang terbuka hijau publik milik pemerintah maupun privat, yang terletak di kawasan  permukiman, perkampungan, pendidikan, perkantoran, ataupun perdagangan. Tapak dapat terdiri dari lapangan, taman atau tegalan.
  2. Peserta Peserta adalah kelompok mahasiswa (S1/S2) dari Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Ketua Jurusan/Program Studi. Kelompok dapat beranggotakan 3-5 orang.
Bentuk Pengumpulan Materi
Proposal berupa usulan kegiatan dalam rangka mewujudkan “Aksi untuk Ruang Asri” dengan maksimal anggaran Rp 25 Juta yang akan diberikan dalam 2 (dua) tahap. Apabila dalam rencana pelaksanaan kegiatan membutuhkan dana yang melebihi maksimal anggaran maka peserta dapat mengadakan cost- sharing dengan pihak lain. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa/kelompok mahasiswa, maka proposal terpilih akan diberikan dana untuk merealisasikan usulan kegiatannya. Read more »
Categories: Uncategorized | Comments Off

Perencanaan Lanskap Arboretum Sumber Brantas sebagai Obyek Wisata Alam (Landscape Planning for Sumber Brantas Arboretum as Outdoor Recreation Area)

ABSTRACT

            Sumber Brantas Arboretum is located at Malang County, East Java, which is managed by Perum Jasa Tirta (PJT) has function as water preservation.  The arboretum area is about 129630 m2.  The goal of this planning is to plan the arboretum as natural conservation area, recreation and education.  The planning basic concept is to increase people’s knowledge about plants by recreational activities.  Site arrangement was done by activities and facilities development based on needs and natural resources. Read more »

Categories: Uncategorized | Comments Off

Pioneer Courthouse Square, Portland – Oregon

Perkembangan kota-kota di Amerika berkembang pesat pada pertengahan tahun 1950-an yang diawali oleh ditetapkannya produksi kendaraan bermotor secara besar-besaran yang dibiayai oleh ledakan ekonomi pasca perang.  Pada awalnya warga kota dapat memenuhi kebutuhannya secara lokal didalam komunitas dengan berjalan kaki.  Hal ini berubah sejak berkembang pesatnya produksi kendaraan bermotor terutama mobil yang berakibat pada gaya hidup masyarakat dimana orang mulai menggunakan kendaraan untuk membeli sesuatu sehingga daya jangkaunya juga semakin jauh.  Antara tahun 1945-1995, rata-rata area perdagangan kota kecil Amerika melebar dari 15 mil menjadi 50 mil.  Akibatnya penduduk yang awalnya tinggal di pusat kota berpindah ke sub urban dan selanjutnya kawasan ekonomipun keluar dari kawasan pusat kota serta menjadikan kawasan mati.  Pada tahun 1960-an kawasan pusat Kota Portland juga mengalami degradasi investasi dimana pertokoan dan pusat ekonomi berpindah ke kawasan sub urban untuk mendekati tempat tinggal penduduk kota. Read more »

Categories: Uncategorized | Comments Off

Pengusahaan Lahan

Pengertian pengusahaan lahan secara umum dapat dinyatakan sebagai segala usaha yang dilakukan untuk mendapatkan nilai ekonomis dari lahan oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Ditinjau dari pengertiannya, pihak yang terlibat di dalam pengusahaan lahan dapat berasal dari pemerintah, masyarakat, maupun individu atau sektor swasta. Alasan diadakannya pengusahaan lahan bermacam macam diantaranya :

  • memperoleh pendapatan atas lahan
  • menata kembali daerah perkotaan
  • meningkatkan penampilan fisik dari lahan
  • meningkatkan nilai lahan
  • menertibkan dan pendayagunaan tanah terlantar
  • mencegah tercabutnya hak atas lahan akibat tidak diusahakan Read more »
Categories: Artikel, Elemen Kota, Konsep | Comments Off

Pengadaan Lahan

Pemerintah mempunyai fungsi dan tugas dengan prinsip-prinsip public purpose, public interest, dan general welfare.  Dalam menjalankan tugasnya dalam pembangunan terkadang mendapatkan kendala utamanya ketersediaan lahan.  Kebutuhan lahan terus meningkat, sedangkan upaya pelayanan publik dan pelaksanaan tugas lainnya harus terus dilakukan.  Dalam upaya penyediaan lahan untuk pembangunan dan fungsi yang lain, banyak kendala untuk mewujudkannya diantaranya keterbasan lahan serta terpencarnya lahan pemerintah, keterbatasan dana serta sulitnya kesepakatan yang terjadi antara pemilik lahan dan yang membutuhkannya.  Read more »

Categories: Artikel, Elemen Kota, Konsep | Comments Off