Taman Prestasi Surabaya

Taman Prestasi merupakan bagian dari peningkatan kawasan tepi Sungai KaliMas Surabaya yang cukup berhasil berfungsi sebagai ruang publik.Meskipun dinilai masih jauh dengan pengembangan taman di luar negeri, keberadaan taman di pinggir Sungai KaliMas ini sudah mampu berfungsi sebagai ruang publik dimana pengunjung dari berbagai kalangan dapat menikmati taman beserta fasilitasnya.Taman yang terletak di sepanjangJl. Ketabang Kali Surabaya dan berdiri di atas tanah sepanjang 650 meter ini dikenal sebagai salah satu tujuanbersantai keluarga-keluarga di Surabaya. Taman yang mulai tahun 2004 hingga 2007 dikelola oleh Dinas Pariwisatadan saat ini oleh Dinas Pertamanan telah mengalami banyak perbaikan signifikan. Sebelum adanya perbaikan,image Taman Prestasi masih rendah akibat maraknya aktivitas pacaran terutama di sore dan malam hari. Read more »

Categories: Elemen Kota, Taman Kota | 1 Comment

Taman Bungkul Surabaya

Taman Bungkul Surabaya merupakan salah satu taman kota yang mempunyai peranan sangat penting bagi perkembangan Kota Surabaya. Di taman inilah letak titik nol kilometer yaitu titik tengah/awal perhitungan jarak ke semua arah di Kota Surabaya. Dari pertimbangan aspek kesejarahan Taman Bungkul, awalnya taman ini terbangun karena keberadaan makam tokoh sejarah Ki Ageng Supo atau Empu Supo yang mendapat gelar Sunan Bungkul atau Mbah Bungkul. Sejak jaman kolonial keberadaan Taman Bungkul dipertahankan pemerintah kolonial bahkan disekitarnya selanjutnya didirikan kompleks perumahan warga Belanda yang dikenal dengan “Boven Stad” (Kota Atas). Kemewahan kawasan Darmo Boulevard tidak sampai menggusur makam dan Taman Bungkul, bahkan lahan hijau itu dinamai Boengkoel Park. Sejak awal taman ini telah difungsikan sebagai tempat aktivitas sosial masyarakat warga Kota Surabaya yang bersifat harian maupun temporer (insidentil). Read more »

Categories: Artikel, Taman Kota, Uncategorized | Leave a comment

BEASISWA BIDIK MISI FAKULTAS PERTANIAN UB (FPUB) 2010

(Malang, 24 Maret 2010) Berita gembira ditujukan bagi para pelajar SMU/MA/SMK  di wilayah MALANG RAYA tahun lulus 2010 yang menginginkan untuk melanjutkan studi di Perguruan Tinggi khususnya di PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI FPUB.  Khusus untuk tahun 2010 ini Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FPUB) menyediakan 90 kursi mahasiswa yang dapat ditempuh dengan jalur Beasiswa Bidik Misi (Informasi lengkap terlampir) serta menerapkan beberapa ketentuan yang telah menjadi kebijakan FPUB.   Untuk menerapkan kebijakan tersebut  Prof. Ir. Sumeru Ashari, MAgr, PhD (Dekan FPUB) dan Ir. Didik Suprayogo, MSc, PhD (Pembantu Dekan I) menyatakan bahwa FPUB ingin berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Malang Raya yang telah bekerjasama secara penuh sehingga FPUB saat ini telah menjadi lembaga pendidikan tinggi yang cukup berhasil ditingkat nasional dan internasional.

Kebijakan yang ditetapkan berkaitan dengan program Beasiswa Bidik Misi FPUB adalah sebagai berikut:

  • Khusus tahun 2010, penerima beasiswa bidik misi FPUB diutamakan kepada calon mahasiswa dari wilayah MALANG RAYA (Kabupaten Malang, Kota batu dan Kota Malang).
  • Program beasiswa bidik misi FPUB diutamakan bagi lulusan SMU/MA/SMK Pertanian yang memilih PS Agroekoteknologi.

Read more »

Categories: Akademik, Kuliah | 12 Comments

Profesi Arsitektur Lanskap Sebagai Suatu Kebutuhan

Oleh : Medha Baskara

Arsitektur Lanskap dianggap sebagai profesi yang sangat tua dan disaat yang sama juga merupakan profesi yang sangat muda.  Merupakan profesi tua  karena manusia telah memperkerjakan dirinya dengan menata alam dan lingkungan sekitarnya sejak peradaban manusia mulai membangun rumah dan bertahan pada satu daerah yang tetap.  Penataan lingkungan dilakukan disekitar rumah guna memberikan manfaat sebesar-besarnya pada kehidupan sehari-hari.  Berdasarkan sejarah perkembangan kehidupan manusia, mereka selalu menempatkan kebun dan taman-taman disekitar lingkungannya sebagai bagian perkembangan budaya manusia untuk memenuhi kebutuhan akan keindahan disamping kebutuhan primer lainnya.  Pada saat yang sama arsitektur lanskap dianggap sebagai profesi yang sangat muda, karena perkembangan profesi yang sangat pesat dan  baru berkembang diawal abad 20, hal ini menjadikan profesi ini menajdi sangat muda dibanding profesi disain lainnya.  Profesi arsitektur lanskap merupakan profesi dengan materi yang penuh tantangan dalam perkembangan lingkungan dan social serta pertumbuhan populasi dunia.   Read more »

Categories: Activity, Akademik, Artikel, Penelitian, Taman Kota | 10 Comments

Wajah Jakarta: Karakter, Pengaruh dan Pembentuknya

by Medha Baskara

Kota merupakan tempat permainan kekuatan (enjeu de puissance). Tiga kekuatan yang mempengaruhi pertumbuhan/ perkembangan kota adalah kekuatan politik, kekuatan ekonomi, dan pengaruh inovasi-teknologi (Dennis Rousseau dan Gerges Van Zeilles). Selain itu, kota sebagai organisme yang kompleks dan rumit, gejolak dan arah perkembangannya terkadang sulit untuk diprediksi secara akurat. Pertumbuhan dan proses suatu kota mempunyai ciri “ketidakpastian” (Rem Koolhaas dalam Kamil). Namun begitu, fenomena ketidakpastian dalam kompleksitas kota ini idealnya bisa tergiring ke dalam koridor yang Read more »

Categories: Artikel, Elemen Kota | Leave a comment

Taman Kota, Bagai Gelas Kristal Pajangan…

Taman kota merupakan salah satu bentuk ruang terbuka hijau yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk melakukan berbagai macam aktivitas mulai rekreasi, olah raga maupun aktivitas yang bersifat pasif. Dengan semakin berkurangnya area lahan terbuka akibat beralih fungsi menjadi pemukiman maupun pemanfaatan lain di perkotaan menyebabkan kebutuhan akan ruang terbuka menjadi semakin tinggi. Perkembangan tersebut sungguh menjadikan taman kota sebagai bagian penting penduduk perkotaan, namun menjadi tidak bermanfaat saat penggunaan taman kota dibatasi.

Banyak peraturan yang dibuat oleh pemerintah kota selaku regulator yang terlalu protektif pada taman-taman kotanya seolah gelas kristal yang takut pecah. Bahkan di Kota Malang bila anda menginjak rumput taman kota semisal di alun-alun, anda harus siap-siap merogoh dompet anda sebesar Rp. 1.000.000,00 alias SATU JUTA RUPIAH. Tanda peringatan akan ketentuan ini tersebar di seluruh pelosok taman. Hal ini tidak saja terjadi di kota Malang saja, bahkan peringatan larangan menginjak rumput juga terjadi di beberapa kampus pendidikan tinggi terkenal. Membaca sambil tiduran diatas hamparan rumput, atau bahkan sambil piknik di taman-taman kota seperti di film-film Holywood serasa bagai mimpi. Read more »

Categories: Aktivitas, Artikel, Elemen Kota, Kota Malang, Taman Kota | Leave a comment

Pengelolaan Kolam Air di Taman Kota

Salah satu favorit desainer lanskap dalam merancang taman kota yaitu dengan menghadirkan elemen air pada rancangannya. Harapan perancang kolam ini akan mampu berfungsi sebagai ‘oase’ lingkungan perkotaan yang cenderung panas, massif dan kaku. Namun dewasa ini, elemen kolam banyak dihindari oleh pengelola ruang kota terutama kota-kota di Indonesia karena mahalnya biaya pemeliharaan kolam air ini. Tulisan ini mencoba untuk menelaah mengapa hal ini bisa terjadi dan akan menjadi pertimbangan terutama saat mendesain taman kota apakah perlu kolam air dihadirkan atau tidak.

Kolam dan danau di taman-taman kota merupakan elemen taman buatan manusia maupun alami yang tetap mempunyai siklus kehidupan. Barebo (1994) menyatakan bahwa pada awalnya kolam tersebut tampak seimbang, bersih, segar dan jernih dengan mekanisme pembersihan air yang alami. Selanjutnya pada tahap/usia pertengahan dimana terlihat peningkatan kandungan air diluar keseimbangan danau, peningkatan berlebih mekanisme pembersihan alami, menyebabkan pertumbuhan gulma dan alga. Pada akhirnya, memasuki “usia tua”, kolam menjadi tanah rawa yang dangkal atau tanah berawa-rawa.

Read more »

Categories: Artikel, Elemen Kota, Kota Malang, Taman Kota | 5 Comments